Home > Uncategorized > Senjata Makan Tuan

Senjata Makan Tuan

Istilah senjata makan tuan sering dipakai jika ada seseorang yang terkena kemalangan akibat sesuatu yang dimilikinya.  Kemalangan itu  bisa terjadi akibat keteledoran si tuan ataupun siasat dari lingkungan sekitar si tuan.

Dalam sejarah Indonesia, ada salah satu episode yang , menurut saya, dapat dilabeli senjata makan tuan. Anda tentu masih ingat perang Aceh yang baru berakhir tahun 1904 ? Kalau masih ingat, tentu anda sudah tidak asing lagi dengan Teuku ( Tengku ? ) Umar. Taktik senjata makan tuannya terbilang cemerlang untuk sejarah pergerakan masa itu. Maklum banyak sekali pejuang-pejuang kita yang ditelikung dari belakang maupun samping.

Entah  apa yang menginspirasi beliau dan pasukannya bergabung dengan kolonial Belanda saat itu. Singkat cerita, selama beberapa lama, Teuku Umar dan pasukannya mendapat pasokan logistik yang lumayan. Maklum, Belanda sangat senang karena “mendapat tambahan pasukan istimewa”.  Setelah merasa cukup, Teuku Umar dan pasukannya mendadak desersi dan melarikan seluruh logistik dan perangkat tempur yang sudah diterimanya .

Curang ? Sebel ? Bete? Itu mah mungkin jika anda kerja untuk Belanda saat itu. Memang Diponegoro tidak merasa dikibuli saat ditangkap di perundingan  Magelang ? Memang benar, perang adalah tipu daya. Mel Gibson saja nyengir saat milisi Amerika nekat berhadapan langsung dengan pasukan Inggris yang bak air bah di The Patriot .

Jaman sekarang, perang memang tidak selalu menggunakan senjata fisik. Adakalanya berupa seruan boikot ataupun “senjata-senjata yang lebih bersifat non-fisik” . Memang di Indonesia , sering ada seruan boikot terhadap produk dari negeri yang menyerang keharmonisan sang penyeru boikot. Memang tidak disebutkan secara detail produk apa saja yang perlu diboikot . Khawatir sebut merek malah jadi promosi nantinya :D . Akhirnya daftar produk-produk yang perlu diboikot disebar secara getok tular alias dari mulut ke telinga.

Sayangnya, ada beberapa orang yang menganggap bahwa seluruh produk dari negara-negara tersebut masuk ke daftar boikot. Sehingga mereka mengatakan, jangan pakai ponsel lah, jangan pake komputerlah, jangan pake Internetlah, jangan pakai segala hal yang berbau teknologi. Okelah, untuk yang berbau consumable atau konsumtif mereka memaklumi. Macam makanan-makanan sampah itu lah…

Tetapi, perlu diingat perang adalah tipu daya. Ya namanya “perang”, wajarlah memakai prinsip senjata makan tuan untuk membuat lawan keder

yando Uncategorized

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.