Archive

Archive for the ‘harian’ Category

Halal dan Melimpah

May 2nd, 2009

Kepenatan selama beberapa waktu ini dan dikejar-kejar target sertifikasi gardu induk ( saya kira dosen dan guru saja yang perlu disertifikasi :D * ), berkurang gara-gara ada seorang kenalan yang curhat .

Awalnya, kenalan saya ini sebut saja A, bertanya-tanya tentang persiapan nikah. Kebetulan beliau berencana menggenapkan separuh agamanya akhir tahun ini. Lha, saya aja belum menikah kok bisa-bisanya kasih saran atau ilmu tentang persiapan menikah. Walaupun tumpukan teori sudah sebagian dilalap :D

Berhubung saya sering blogwalking, ada satu tulisan menarik mengenai perjanjian pra-nikah di sini . Si A saya suruh membaca tulisan tersebut, paling tidak dia dapat memahami dari sisi pemikiran seorang perempuan lah.  Lama tidak terdengar kabarnya, beberapa waktu yang lalu si A menghubungi saya.

A : Kacau, bos…

Saya: Lah, kenapa ?

A: Calon istri , saya kasih dengar itu tulisan. Eh… kok malah ada peningkatan dari sisi materi ? Dulu minta halal dan banyak kok sekarang minta halal dan melimpah…

penasaran, saya segera baca tulisan tersebut. Memang betul sih ada embel-embel melimpah

Saya : Memang apa beda banyak dan melimpah ? Bukannya senada dan sama ?

A : Beda dunk boz, kalo halal mah pasti saya usahakan dengan keras. Kalo melimpah melebih banyak..  Ibaratnya melimpah == banyak + 10 :D

Saya : Paling juga cuma becandaan aja, calonmu…

A: Iya sih, lha wong dia orangnya juga bersahaja kok.. Mungkin dia menanting saya supaya tidak berpikir untuk poligami. Lha menyediakan kebutuhan yang halal dan melimpah untuk satu istri butuh kerja keras yang cerdas. Apalagi lebih..

Saya : Kamu ndak bermaksud menautkan pendapat itu ke saya kan ?

A : ( tertawa ) , ah ndak bos. Kita kan sepaham. Menghalalkan poligami tapi tidak memiliki niat sedikitpun untuk melaksanakannya :D . Macam HOS Cokroaminoto atau Agus Salim sajalah..

* sertifikasi gardu induk biasanya berumur 2 tahun. Lewat 2 tahun, harus diperbarui lagi dan diuji kembali.

yando harian

Gardu Induk Melambai

May 2nd, 2009

Saya pikir hanya perempuan saja yang punya istilah melambai. Ternyata gardu induk bisa mendapat label melambai. Biasanya gardu induk yang belum tersambung dengan gardu induk aktif lain atau belum tersambung dengan saluran transmisi tegangan tinggi. Jadi gardu induk tersebut belum aktif secara fungsi. Istilah lainnya adalah gardu induk tidur.

Salah satu penyebab gardu induk melambai atau tidur adalah belum siapnya saluran penghubung antar gardu induk tersebut. Bisa berupa saluran udara ( Over Head Line ) atau saluran kabel ( Underground Cable ).

Menulis tentang melambai , jadi teringat tulisan yang satu ini . Tidak ada hubungannya tapi kocak. :D

yando harian

[Tips] Mengurus perpanjangan SIM

April 26th, 2009

Rutinitas 5 tahunan yang harus dijalani selain Pemilu :D . Setelah mendapatkan ijin dari bos, akhirnya meluncurlah saya ke Jogja untuk mengurus SIM.  Sebenarnya, Polda / Polres sudah meluncurkan layanan SIM keliling. Tetapi hanya hari-hari tertentu saja. Berhubung, target hari senin sudah harus beres perpanjangannya, tidak jadilah rencana ke AmPlaz. Karena untuk SIM Sleman baru bisa dilayani pada hari Selasa.

Senin, sudah agak siang. Sampai lah kami di Polres Sleman, yang terletak di Jalan Magelang. Berikut prosedur perpanjang SIM.

1. Menuju ruangan SIM yang terletak di bagian timur kompleks Polres. Di loket 1 , terpampang tarif pembuatan SIM Rp 75.000 dan tarif perpanjang SIM Rp.60.000 . Kebetulan yang bertugas di loket 1 adalah ibu Parjiyanti. Yang kemudian menginformasikan prosedur perpanjangan SIM.

2. Mengurus surat keterangan dokter. Ternyata kliniknya terletak diseberang Polres. ( Kenapa tidak satu kompleks saja ya ? ). Di klinik tersebut, dikenakan tarif Rp.20.000 . Cek kesehatan hanya meliputi tes kualitas penglihatan ( melihat huruf-huruf dari jarak tertentu ) dan tes tekanan darah. Selebihnya hanya menyalin informasi dari kita. Seperti tinggi, berat dan golongan darah (?) .

3. Mem-fotokopi SIM dan KTP. Cukup sekali saja.

4. Menyerahkan beras-berkas tersebut ke loket 1 dan membayar tarif sesuai dengan tulisan di loket.

5. Menunggu panggilan dari loket 3.

6. Dipanggil oleh petugas loket 3, dan mengisi formulir yang diberikan. Menyerahkan kembali ke petugas loket 3.

7. Dipanggil supaya menuju ke loket 5. Memberi contoh tanda tangan pada form tertentu. Kemudian menunggu panggilan untuk foto-foto dan scan cap jempol. Keluar dari loket 5 dan menunggu panggilan dari loket 6.

8. Dipanggil ke loket 6. Menyerahkan SIM yang lama, menandatangani pernyataan pengambilan SIM baru. Dan keluar dari loket 6 sembari membawa SIM baru. Semudah itu kawan…

Catatan : Info dari seorang kawan, saat di loket 6, dia diminta biaya administrasi sebesar Rp.5000 saat akan mengambil SIM baru. Akan tetapi dia mendapat kantung/dompet kecil untuk menyimpan SIM baru tersebut. Cukup sebanding menurut saya :D

yando harian, jogja

Suramnya The Candidate

April 7th, 2009

Menjajal Blitz di Mall of Indonesia. Akhirnya luluh juga, setelah agung dan kawan-kawan “memaksa” menjajal Blitz terbaru di seputaran Kelapa Gading. Selesai menjenguk putri kecil seorang kawan, meluncurlah kami berenam ke layar tancep tersebut.

Ada beberapa pilihan sinema yang menarik. Tetapi entah kenapa, saat melihat poster The Candidate, ada perasaan dejavu . Selintas jadi ingat acara pengenalan calon pemimpin ala Metro TV, selintas pula jadi ingat filmnya Al Pacino. Bercerita tentang peran Al Pacino sebagai petugas rekrutmen CIA / FBI yang antagonis. The Recruit judulnya.

Saya lirik deskripsinya,

Gabungan antara kejeniusan Alfred Hitchcock dan thriller Jason Bourne.

Tidak sengaja, terlihat alamat situsnya, ternyata berdomain Denmark. Wah, film Eropa rupanya. Baguslah, karena susah cari film-film non Hollywood di luar Blitz dan festival film.

Setelah bersepakat memilih film tersebut, beralihlah kami berenam ke salah satu tempat makan yang ada.

The Film ( halah :D )

Secara umum, film ini mengangkat cerita tentang seorang pengacara ( Jonas ) yang ingin membereskan masa lalunya terkait kasus pembunuhan ayahnya. Jonas dan ayahnya sama-sama pengacara. Pantas, saya jadi teringat novel The Firmnya John Grisham.  Nah, ada dugaan ayahnya dibunuh terkait kasus yang ditanganinya.

Dari awal, saya sudah bisa menebak tokoh utama antagonis alias orang yang diburu si Jonas selama di film tersebut. Maklum porsi shoot nya cukup mendominasi. Akan tetapi pertimbangan waktu putar yang 90 menit dan kehebatan si penulis skenario dan sutradara yang selalu memunculkan tokoh-tokoh baru, membuat film ini sekelas serial Prison Break. Bahkan film ini sempat memunculkan orang yang disangka sudah tewas, bahkan 2 kali.. Dan saya juga tidak terlalu ngeh, mungkin tidak terlalu terbiasa dengan wajah-wajah eropa. :D

Terkait dengan judul suram-menyuram, sepertinya film ini dibuat saat musim gugur. Karena berasa suram dan gelap. Atau hanya efek kamera saja ?

Film The Candidate saya beri nilai 8 dari 10. :D

yando harian

Mencari Ground Fault

April 6th, 2009

Dari hari sabtu kemarin, si Ground Fault belum ketemu juga sumbernya. Apa itu Ground Fault ? Kenapa bisa terjadi ? Bagaimana cara melacaknya ? Ikuti terus laporan pandangan mata dari lapangan bersama tim ahli pencari electricty bug ? :D

yando harian